Inilah Cara membuat Cover Letter yang Baik dan Benar

Contoh cover letter bahasa Indonesia dan tips membuatnya

Ketika ingin mengajukan permohonan lamaran pekerjaan, Anda harus membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Di dalam lamaran pekerjaan tersebut terdiri dari cover letter, curriculum vitae (CV) atau resume, hingga berkas-berkas sebagai persyaratan.

Dari semua itu, cover letter  menjadi yang paling awal dilihat oleh HRD suatu perusahaan. Karena di dalamnya berisi informasi yang paling sederhana, namun yang paling penting dari sekian berkas dalam satu paket lamaran pekerjaan tersebut. Bisa dikatakan ini adalah surat pengantar dari berbagai dokumen yang dikirimkan.

Karena itulah, cover letter menjadi bagian penting yang akan menarik para HRD suatu perusahaan. Dengan membuat surat lamaran yang baik dan benar, tentunya akan membuka peluang Anda mendapatkan posisi pekerjaan yang diinginkan.

Nah, bagaimana bentuk dan cara membuat cover letter tersebut?

Bentuk Surat Lamaran Pekerjaan

Pada dasarnya dalam pembuatan cover letter ini bisa digunakan dalam dua bentuk, yaitu secara digital, maupun diprint menggunakan kertas. Keduanya memiliki struktur penulisan yang sama dan hanya berbeda dalam bentuk digital dan non digital.

Sekarang ini pengiriman lamaran pekerjaan sudah tidak lagi dalam bentuk printing dalam kertas. Karena dalam bentuk digital ini memiliki banyak sekali kelebihan, baik dari sisi perusahaan sendiri maupun dari sisi pelamar pekerjaan.

Dari sisi perusahaan, bagian HRD akan lebih mudah dalam penyimpanan data, seleksi data, dan lain sebagainya. Sedangkan dari sisi pelamar tentunya jauh lebih efektif dan efisien tanpa harus menghabiskan uang untuk mengeprint dan mengirimkan berkas melalui pos.

Itulah mengapa bentuk pengiriman lamaran pekerjaan secara digital sekarang ini lebih banyak digunakan. Meskipun tetap saja masih banyak perusahaan yang mensyaratkan untuk pengiriman lamaran pekerjaan secara non digital.

Cara Membuat Cover Letter

Seperti dikatakan sebelumnya tidak ada perbedaan untuk membuat cover letter dari dua jenis bentuknya yang digital maupun non digital. Keduanya memiliki struktur penulisan dan bagian-bagian yang sama persis.

Nah, simak bagaimana cara membuat cover letter tersebut?

  • Gunakan software menulis, seperti microsoft word atau yang lainnya.
  • Gunakan font dengan ukuran 12. Sedangkan untuk jenis font pilihlah yang sederhana dan mudah dibaca. Seperti Calibri, Arial, atau Times New Roman.
  • Gunakan spasi dengan ukuran 1,5. Beberapa hal tersebut merupakan standar penulisan untuk membuat surat resmi.
  • Tuliskan judul untuk surat lamaran pekerjaan tersebut di bagian atas dan diletakkan di bagian tengah.
  • Tuliskan perihal dan ditujukan kepada HRD perusahaan di bagian bawahnya. Untuk perihal dituliskan posisi lamaran pekerjaan.
  • Tuliskan paragraf pembuka untuk cover letter Kalimat pembuka ini berisi tentang beberapa hal terkait dengan nama, alamat, usia, dan pendidikan terakhir.
  • Tuliskan bagian isi yang berisi tentang tujuan melamar pekerjaan dengan posisi yang diinginkan. Di bagian ini pula Ana bisa membeberkan beberapa informasi penting terkait dengan pengalaman kerja dan keahlian yang dimiliki. Namun, pengalaman kerja dan keahlian tersebut harus sesuai dengan posisi yang diinginkan.
  • Tuliskan bagian penutup yang diisi dengan harapan dan penyertaan dokumen-dokumen lainnya.
  • Tuliskan tanggal pembuatan surat lamaran dan di bawahnya tanda tangan Anda.
  • Untuk bagian paragraf pembuka, isi, dan penutup dituliskan dalam format justify.
  • Usahakan pembuatan cover letter ini tidak lebih dari halaman. Tulisan yang terlalu panjang malah akan membuat HRD tidak akan tertarik dengan lamaran Anda.

Itulah bentuk dan cara membuat cover letter yang tepat. Jadi, buat surat lamaran pekerjaan Anda sebaik mungkin, agar memperbesar peluang untuk mendapatkan pekerjaan.