Apa itu crowdfunding dan Apa Saja Kelebihannya Dibandingkan Instrumen Investasi Lain?

Crowdfunding adalah pengumpulan uang kolektif melalui Internet. Bentuk bantuan ini hanya dapat dilakukan melalui situs-situs khusus, yang menunjukkan tujuan kampanye dan berapa banyak yang telah dikumpulkan. Alasan diadakannya crowdfunding beragam, mulai dari membiayai proyek-proyek kreatif, hingga membantu orang-orang yang mengalami masalah keuangan. Praktek ini juga dikenal di Brazil sebagai crowdfunding atau sapi virtual, namanya bervariasi sesuai dengan tujuan kampanye.

Kelebihan dan Kekurangan Crowdfunding

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan crowdfunding:

  • Hemat waktu dan tenaga karena proses pengajuan dana dilakukan secara online
  • Suku bunga cukup kompetitif dibandingkan lembaga keuangan lainnya. Bunga yang ditetapkan berkisar 6-17% per tahun flat. Setiap tahunnya akan dikenai bunga yang sama.
  • Proses mudah dan aman karena hanya perlu melampirkan data di platform dan menunggu konfirmasi. Seluruh proses layanan crowdfunding juga sudah diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Tanpa uang muka dan bebas jaminan menjadikan para pemilik bisnis menggemari layanan crowdfunding ini. Selagi pemilik bisnis mampu membayar modal yang diberikan, proses pendanaan akan berjalan lancar.
  • Cukup praktis untuk berinvestasi karena investor dapat memilih variasi bisnis yang ingin ia danai tanpa harus keluar rumah.

Sementara beberapa resiko dan hambatan crowdfunding adalah sebagai berikut:

  • Reputasi terancam jika pemilik bisnis tidak bisa menyelesaikan proyek dengan maksimal atau terjadi kegagalan.
  • Investor kelelahan jika terus dihubungi untuk mendanai hingga berakibat akan berhenti mendanai proyek atau bisnis.
  • Penyalahgunaan dana sangat rentan terjadi terutama jika tidak ada aturan yang jelas dan tegas antara kedua belah pihak.
  • Kehilangan dana investasi bagi investor yang menanamkan dana pada bisnis yang kurang prospektif atau gagal mencapai target.
  • Keterlambatan pengembalian dana dari pemilik usaha kepada investor. Karena masih banyak ketentuan yang kurang jelas dan tegas.

Mekanisme Crowdfunding

Pertama-tama Anda perlu mencari perusahaan crowdfunding Indonesia yang ingin Anda tuju. Perlu diingat bahwa pilar utama crowdfunding selain adanya pemilik modal adalah dilakukan secara online. Jadi, Anda tinggal mencarinya di mesin pencarian.

Lalu Anda perlu mengisi formulir untuk mendaftarkan usaha dan menunggu verifikasi pendaftaran. Setelah usaha Anda terkonfirmasi, siapapun pemilik modal/investor yang tertarik dengan bisnis Anda bisa langsung menanamkan modal. Tak menunggu waktu lama, Anda akan segera mendapatkan dana yang cair ke rekening.

Contoh Crowdfunding di Indonesia

Pertama kali crowdfunding muncul berbasis donasi. Namun, saat ini crowdfunding sudah sangat populer di Indonesia. Terdapat banyak perusahaan crowdfunding bermunculan.

Crowdfunding jenis ini fokus bergerak untuk mendukung aksi sosial. Penggalangan dana yang dilakukan dapat dimanfaatkan untuk korban bencana, bantuan biaya pendidikan, kesehatan, Start-Up, dan lain sebagainya.

Sedangkan contoh  jenis equity crowdfunding sejauh ini ada Amartha. Crowdfunding berbasis lending inilah yang sangat populer digunakan di Indonesia.